Sekolah
merupakan salah satu lembaga pendidikan bagi siswa untuk kegiatan belajar
mengajar. Selain kegiatan belajar mengajar, sekolah juga mendukung adanya
kegiatan siswa. Kegiatan siswa adalah kegiatan yang dilakukan oleh siswa yang
mempunyai tujuan tertentu. Kegiatan siswa juga pasti kegiatan yang beresensi
dan dapat diambil manfaatnya. Kegiatan siswa itu sendiri dapat berupa kegiatan
ekstrakulikuler dan kegiatan organisasi di dalam sekolah maupun di luar
sekolah. Kegiatan siswa dilakukan untuk menambah pengalaman siswa itu sendiri. Selain
itu juga untuk melepas penat agar siswa tidak hanya belajar, menambah
ketrampilan dan sosialisasi. Hal itu dapat mendukung akademik maupun non
akademik. Selain menunjang untuk kedekatan dengan sekolah, kegiatan siswa juga
dapat merekatkan hubungan antar siswa.
Di dalam kegiatan siswa pasti mempunyai
esensi. Esensi yang didapat juga berbeda-beda contohnya yaitu acara pensaga
sebagai tolak ukur SMAN 3 Semarang dengan orang luar dan acara ganesha festival
yang lebih menonjolkan akademik yang dilakukan orang umum. Perlunya esensi pada
kegiatan siswa yang didapat sangatlah penting, karena tujuan mengadakan
kegiatan jika kegiatan tersebut tidak beresensi berarti kegiatan tersebut tidak
bertujuan. Dengan adanya tujuan tertentu akan berpengaruh bagi siswa itu
sendiri yang ikut serta dalam suatu kegiatan. Ada berbagai esensi yang dapat
diambil dari kegiatan siswa tergantung dari kegiatan apa yang sedang dilakukan.
Contohnya seperti mencari dana untuk melakukan suatu kegiatan dan membuat suatu
proker yang manfaatnya banyak pasti mempunyai esensi untuk siswanya. Hal ini
juga akan lebih merekatkan hubungan angkatan , memahami dan mengerti berbagai cara
untuk melakukan atau mengadakan suatu kegiatan yang mempunyai banyak manfaat.
Dalam kehidupan sehari-hari manfaat yang dapat diambil dari kegiatan siswa
dapat berupa sifat keseharianya. Seperti lebih bertanggung jawab, menggunakan
waktu secara efisien, dan meningkatkan kemampuan siswa yang belum dimiliki oleh
siswa tersebut. Dalam lingkungan masyarakat esensi dalam suatu kegiatan juga
sangat penting untuk dibutuhkan. Karena sosialisasi di lingkungan masyarakat
sangat dibutuhkan untuk berhubungan dengan orang luar. Dalam hal ini esensi
dalam kegiatan siswa juga berpengaruh bagaimana cara siswa bersosialisasi
dengan masyarakat luar.
Selain
manfaat yang dapat diambil pada suatu kegiatan siswa, juga terdapat hambatan
yang ada pada kegiatan siswa. Hambatan ini bisa terjadi karena orang yang ikut
serta dalam kegiatan kurang aktif ataupun karena waktu dan tempat yang tidak
memungkinkan. Dalam hal itu hambatan yang terjadi pada orang yang bersangkutan
tergantung pada masing-masing orang bagaimana cara mengatasi hambatan tersebut.
Ada berbagai cara untuk mengatasi masalah dalam kegiatan siswa. Salah satunya
adalah memberi motivasi agar siswa tersebut dapat aktif dalam kegiatan dan
dapat mengambil esensi dari kegiatan yang diikuti. Contohnya seperti jika
seorang siswa telah mengikuti kegiatan ekstrakulikuler, maka ia harus bisa
bertanggung jawab atas ekstrakulikuler yang telah dipilih dan harus bisa
berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakulikuler yang diikuti. Agar manfaat yang
dapat diambil dari kegiatan ekstrakulikuler tersebut dapat berpengaruh bagi
siswanya.
Esensi
dalam kegiatan siswa juga berpengaruh bagi masa depan siswa, karena setiap
kegiatan yang diikuti akan menambah pengetahuan dan wawasan yang lebih banyak, menambah
ketrampilan yang dimiliki pada siswa, menambah softskill pada siswa maupun
pengalaman siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Dengan adanya manfaat yang
dapat diambil dari suatu kegiatan, siswa dapat memilah-milah mana kegiatan yang
lebih baik dilakukan dan mana kegiatan yang lebih baik ditinggalkan terlebih
dahulu. Karena kegiatan yang lebih baik dilakukan seharusnya lebih diprioritaskan
untuk dilaksanakan . Selain itu, untuk membuat suatu kegiatan di sekolah itu
tidak semudah yang dipikirkan. Tetapi harus berjuang terlebih dahulu untuk
meminta izin pada pihak sekolah dan mengumpulkan dana untuk kebutuhan kegiatan
yang akan dilakukan. Sama halnya seperti berada di dunia kerja. Jika membuat
perizinan untuk suatu pekerjaan maka harus ada persetujuan dari atasan atau
pihak yang memberi izin. Selain itu, jika membutuhkan dana untuk suatu kegiatan
yang akan dilaksanakan harus benar-benar mencari dan mengumpulkan dana tersebut
sampai mendapatkan dana yang dibutuhkan. Jadi pengalaman siswa dalam suatu
kegiatan sangat penting untuk manfaat kedepannya dan berguna bagi siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.