Senin, 06 April 2015

Pentingnya Esensi Dalam Kegiatan Siswa

Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan bagi siswa untuk kegiatan belajar mengajar. Selain kegiatan belajar mengajar, sekolah juga mendukung adanya kegiatan siswa. Kegiatan siswa adalah kegiatan yang dilakukan oleh siswa yang mempunyai tujuan tertentu. Kegiatan siswa juga pasti kegiatan yang beresensi dan dapat diambil manfaatnya. Kegiatan siswa itu sendiri dapat berupa kegiatan ekstrakulikuler dan kegiatan organisasi di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Kegiatan siswa dilakukan untuk menambah pengalaman siswa itu sendiri. Selain itu juga untuk melepas penat agar siswa tidak hanya belajar, menambah ketrampilan dan sosialisasi. Hal itu dapat mendukung akademik maupun non akademik. Selain menunjang untuk kedekatan dengan sekolah, kegiatan siswa juga dapat  merekatkan hubungan antar siswa.

 Di dalam kegiatan siswa pasti mempunyai esensi. Esensi yang didapat juga berbeda-beda contohnya yaitu acara pensaga sebagai tolak ukur SMAN 3 Semarang dengan orang luar dan acara ganesha festival yang lebih menonjolkan akademik yang dilakukan orang umum. Perlunya esensi pada kegiatan siswa yang didapat sangatlah penting, karena tujuan mengadakan kegiatan jika kegiatan tersebut tidak beresensi berarti kegiatan tersebut tidak bertujuan. Dengan adanya tujuan tertentu akan berpengaruh bagi siswa itu sendiri yang ikut serta dalam suatu kegiatan. Ada berbagai esensi yang dapat diambil dari kegiatan siswa tergantung dari kegiatan apa yang sedang dilakukan. Contohnya seperti mencari dana untuk melakukan suatu kegiatan dan membuat suatu proker yang manfaatnya banyak pasti mempunyai esensi untuk siswanya. Hal ini juga akan lebih merekatkan hubungan angkatan , memahami dan mengerti berbagai cara untuk melakukan atau mengadakan suatu kegiatan yang mempunyai banyak manfaat. Dalam kehidupan sehari-hari manfaat yang dapat diambil dari kegiatan siswa dapat berupa sifat keseharianya. Seperti lebih bertanggung jawab, menggunakan waktu secara efisien, dan meningkatkan kemampuan siswa yang belum dimiliki oleh siswa tersebut. Dalam lingkungan masyarakat esensi dalam suatu kegiatan juga sangat penting untuk dibutuhkan. Karena sosialisasi di lingkungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk berhubungan dengan orang luar. Dalam hal ini esensi dalam kegiatan siswa juga berpengaruh bagaimana cara siswa bersosialisasi dengan masyarakat luar.

Selain manfaat yang dapat diambil pada suatu kegiatan siswa, juga terdapat hambatan yang ada pada kegiatan siswa. Hambatan ini bisa terjadi karena orang yang ikut serta dalam kegiatan kurang aktif ataupun karena waktu dan tempat yang tidak memungkinkan. Dalam hal itu hambatan yang terjadi pada orang yang bersangkutan tergantung pada masing-masing orang bagaimana cara mengatasi hambatan tersebut. Ada berbagai cara untuk mengatasi masalah dalam kegiatan siswa. Salah satunya adalah memberi motivasi agar siswa tersebut dapat aktif dalam kegiatan dan dapat mengambil esensi dari kegiatan yang diikuti. Contohnya seperti jika seorang siswa telah mengikuti kegiatan ekstrakulikuler, maka ia harus bisa bertanggung jawab atas ekstrakulikuler yang telah dipilih dan harus bisa berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakulikuler yang diikuti. Agar manfaat yang dapat diambil dari kegiatan ekstrakulikuler tersebut dapat berpengaruh bagi siswanya.

Esensi dalam kegiatan siswa juga berpengaruh bagi masa depan siswa, karena setiap kegiatan yang diikuti akan menambah pengetahuan dan wawasan yang lebih banyak, menambah ketrampilan yang dimiliki pada siswa, menambah softskill pada siswa maupun pengalaman siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Dengan adanya manfaat yang dapat diambil dari suatu kegiatan, siswa dapat memilah-milah mana kegiatan yang lebih baik dilakukan dan mana kegiatan yang lebih baik ditinggalkan terlebih dahulu. Karena kegiatan yang lebih baik dilakukan seharusnya lebih diprioritaskan untuk dilaksanakan . Selain itu, untuk membuat suatu kegiatan di sekolah itu tidak semudah yang dipikirkan. Tetapi harus berjuang terlebih dahulu untuk meminta izin pada pihak sekolah dan mengumpulkan dana untuk kebutuhan kegiatan yang akan dilakukan. Sama halnya seperti berada di dunia kerja. Jika membuat perizinan untuk suatu pekerjaan maka harus ada persetujuan dari atasan atau pihak yang memberi izin. Selain itu, jika membutuhkan dana untuk suatu kegiatan yang akan dilaksanakan harus benar-benar mencari dan mengumpulkan dana tersebut sampai mendapatkan dana yang dibutuhkan. Jadi pengalaman siswa dalam suatu kegiatan sangat penting untuk manfaat kedepannya dan berguna bagi siswa yang  mengikuti kegiatan tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar